Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 di zona hijau dengan menyentuh level 6.366,485. Namun, berdasarkan data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG berbalik melemah sebesar 72,756 poin atau turun 1,15 persen ke posisi 6.245,743.
Pergerakan IHSG tercatat berada di level tertinggi 6.378 dan terendah 6.240 pada sesi perdagangan pagi ini.
BNI Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan IHSG pada perdagangan sebelumnya, Rabu, 20 Mei 2026, ditutup melemah 0,82 persen disertai aksi net sell investor asing sebesar Rp131 miliar.
Adapun saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BBCA, BBRI, TPIA, AMMN, dan DSSA.
Di pasar global, indeks saham Wall Street berhasil rebound pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, seiring meredanya kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,31 persen, S&P 500 menguat 1,08 persen, dan Nasdaq Composite melesat 1,54 persen. Sentimen positif juga didorong optimisme pasar bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi mereda.
Sementara itu, bursa saham Asia mayoritas kembali terkoreksi. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,23 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,57 persen, CSI 300 China turun 0,04 persen, Taiex Taiwan terkoreksi 0,49 persen, Kospi Korea Selatan melemah 0,86 persen, dan ASX 200 Australia turun 1,26 persen.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami rebound teknikal jangka pendek menuju area 6.400 hingga 6.450. Meski demikian, investor disarankan tetap waspada karena tekanan koreksi dinilai masih berlanjut.
Menurutnya, level support IHSG berada di kisaran 6.000 hingga 6.200, sedangkan level resistance berada di rentang 6.400 sampai 6.450.
BNI Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham untuk trading idea hari ini, yaitu:
- BBCA
Spec Buy di area Rp5.950 dengan target Rp6.050-Rp6.100 dan cut loss di bawah Rp5.900. - UNTR
Spec Buy di area Rp24.850 dengan target Rp25.000-Rp25.400 dan cut loss di bawah Rp24.700. - PADI
Spec Buy di area Rp90-Rp94 dengan target Rp98-Rp104 dan cut loss di bawah Rp90. - BREN
Buy on Weakness di area Rp2.650-Rp2.790 dengan target Rp2.900-Rp2.960 dan cut loss di bawah Rp2.550. - BDMN
Buy on Weakness di area Rp4.630-Rp4.740 dengan target Rp4.860-Rp4.970 dan cut loss di bawah Rp4.600. - WIFI
Spec Buy di area Rp1.985-Rp2.000 dengan target Rp2.030-Rp2.050 dan cut loss di bawah Rp1.950.