Dua Aplikasi Baru untuk iPhone Diperkenalkan oleh Apple Inc. Tahun Ini

Dua Aplikasi Baru untuk iPhone Diperkenalkan oleh Apple Inc. Tahun Ini

Perusahaan teknologi Apple dilaporkan tengah menyiapkan dua aplikasi baru untuk perangkat iPhone pada tahun ini. Kedua aplikasi tersebut adalah Apple Business yang ditujukan bagi kebutuhan perusahaan serta pembaruan pada Siri dengan kemampuan menyerupai chatbot.

Dilansir dari MacRumors, aplikasi Apple Business dirancang untuk mendukung kebutuhan perusahaan melalui platform Apple Business yang baru. Aplikasi ini memungkinkan karyawan mengakses berbagai fitur kerja langsung dari perangkat mereka.

Aplikasi Apple Business untuk kebutuhan perusahaan

Melalui aplikasi Apple Business, pengguna dapat menginstal aplikasi kerja yang dibutuhkan perusahaan, melihat informasi kontak rekan kerja, hingga mengajukan permintaan dukungan teknis secara langsung.

Apple Business dijadwalkan meluncur pada 14 April. Kehadiran aplikasi ini juga akan menggantikan sejumlah layanan sebelumnya milik Apple, seperti Apple Business Essentials, Apple Business Manager, serta Apple Business Connect.

Aplikasi tersebut nantinya akan berjalan pada sistem operasi terbaru Apple, yakni iOS 26, iPadOS 26, serta macOS 26.

Siri akan hadir dengan kemampuan chatbot

Selain Apple Business, Apple juga disebut tengah mengembangkan versi baru dari Siri dengan kemampuan mirip chatbot.

Dalam pengembangannya, pengguna nantinya dapat berinteraksi dengan Siri melalui teks maupun suara. Aplikasi ini juga akan menyediakan fitur riwayat percakapan sehingga pengguna dapat melihat kembali interaksi sebelumnya.

Fitur tersebut disebut-sebut dirancang untuk bersaing dengan chatbot populer seperti ChatGPT milik OpenAI serta Gemini yang dikembangkan oleh Google.

Aplikasi Siri dengan kemampuan chatbot ini diperkirakan akan hadir bersama sistem operasi generasi berikutnya, yaitu iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27 yang direncanakan meluncur pada akhir tahun ini.

Selain untuk iPhone, kedua aplikasi tersebut juga akan tersedia untuk perangkat iPad dan Mac. Dengan pengembangan ini, Apple dinilai semakin memperluas integrasi teknologi kecerdasan buatan serta layanan bisnis dalam ekosistem perangkatnya.

Dikutip dari antaranews.com