Harga Emas Naik Signifikan, Curi Perhatian Pasar dari Dolar hingga Minyak

Harga Emas Naik Signifikan, Curi Perhatian Pasar dari Dolar hingga Minyak

, harga emas spot sebagai acuan harga emas dunia saat ini melonjak 1,5 persen menjadi USD4.577,12 per troy ons.

1 troy ons=31,10 gram1\ \text{troy ons} = 31{,}10\ \text{gram}1 troy ons=31,10 gram

Sementara itu, harga emas berjangka yang menjadi patokan kontrak pembelian dan penjualan emas di masa depan naik 1,2 persen menjadi USD4.612,24 per troy ons.

Perak dan Platinum Ikut Menguat

Kenaikan juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak spot tercatat melonjak 3,8 persen menjadi USD78,3865 per troy ons.

Sedangkan harga platinum spot naik 2 persen menjadi USD1.965,45 per troy ons pada perdagangan Senin.

Penguatan harga logam mulia terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah dinamika geopolitik global dan pelemahan dolar AS.

Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran Dorong Pasar

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada akhir pekan bahwa kerangka kesepakatan perdamaian dengan Iran sebagian besar telah dinegosiasikan.

Laporan media menyebut potensi kesepakatan tersebut mencakup perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran serta pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang penting bagi distribusi minyak global.

Namun demikian, Trump juga menegaskan pihaknya tidak terburu-buru mencapai kesepakatan final dan blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih akan tetap berlaku.

Di sisi lain, sejumlah laporan menyebut AS dan Iran masih memiliki perbedaan pandangan terkait isu utama, khususnya mengenai aktivitas nuklir Teheran dan cadangan uranium yang telah diperkaya.

Pelemahan Dolar AS Untungkan Harga Emas

Pasar menilai harapan tercapainya kesepakatan damai mampu meredakan kekhawatiran inflasi energi global akibat konflik Iran yang selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor utama pendukung harga emas.

Selain itu, pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah turut meningkatkan daya tarik emas karena logam mulia menjadi lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain.

Investor juga masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve terkait suku bunga, mengingat inflasi global dan kondisi geopolitik tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar logam mulia.