IHSG hari ini menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 15 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan dibuka di posisi 7.750,896 dan sempat naik 54,789 poin atau 0,71 persen ke level 7.730,741 hingga pukul 09.31 WIB.
Berdasarkan data RTI, pergerakan IHSG didominasi oleh penguatan saham, dengan sebanyak 381 emiten berada di zona hijau. Sementara itu, 198 saham melemah dan 162 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup tinggi, dengan total transaksi mencapai Rp6,167 triliun dan volume perdagangan sebanyak 13,348 miliar saham hingga pagi hari.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke kisaran 7.750 hingga 7.800. Meski demikian, investor diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan koreksi minor dalam jangka pendek.
Ia menyebut level support IHSG berada di rentang 7.500–7.600, sedangkan level resistance berada di kisaran 7.750–7.800.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 2,34 persen, meskipun masih dibayangi aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp48 miliar. Beberapa saham yang banyak dilepas asing antara lain BRMS, BRPT, TPIA, IMPC, dan ANTM.
Dari sisi global, sentimen positif turut mendorong penguatan pasar saham. Indeks saham di Wall Street kompak menguat, didorong optimisme pasar terhadap peluang kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Indeks S&P 500 naik 1,18 persen, Dow Jones Industrial Average menguat 0,66 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,96 persen.
Bursa saham Asia juga menunjukkan tren serupa. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 2,43 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,82 persen, dan CSI 300 China menguat 1,19 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,74 persen dan Taiex Taiwan naik 2,37 persen.
Kondisi ini menunjukkan sentimen pasar global yang cenderung positif, sehingga berpotensi menjadi katalis lanjutan bagi penguatan IHSG dalam beberapa waktu ke depan.
Dikutip dari metrotvnews.com