Pemahaman masyarakat mengenai kebijakan pajak kendaraan dan layanan kesamsatan terus diperkuat melalui edukasi langsung di tingkat kecamatan dan desa. Dalam rangka mendukung sosialisasi Penetapan Pemberian Keringanan terhadap Pokok dan Pembebasan Sanksi Administrasi atas Pokok Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026, digelar kegiatan sosialisasi di Kecamatan Kusan Hulu, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan kecamatan dan petugas desa dari tiga kecamatan yang mencakup 27 kelurahan/desa. Pada kesempatan itu, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui Penanggung Jawab Samsat Batulicin, Anggar Bagus Kusuma, turut memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi Jasa Raharja serta memperkenalkan aplikasi MyJasfren sebagai salah satu sarana informasi dan layanan bagi masyarakat.
Anggar Bagus Kusuma menyampaikan bahwa pemahaman mengenai peran Jasa Raharja penting untuk diteruskan hingga tingkat pemerintahan desa agar informasi perlindungan dapat semakin dikenal masyarakat. “Kami berharap sosialisasi ini dapat membantu perangkat kecamatan dan desa memahami tugas serta fungsi Jasa Raharja, sehingga informasi mengenai perlindungan kecelakaan lalu lintas dan layanan yang tersedia dapat diteruskan kepada masyarakat secara tepat,” ujarnya.
Selain menjelaskan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, pengenalan MyJasfren juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan informasi layanan melalui sarana digital. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Jasa Raharja dan berbagai layanan yang tersedia dengan lebih mudah melalui aplikasi tersebut.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, mengatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan edukasi. “Kami terus mendorong agar informasi mengenai pajak kendaraan, pelayanan Samsat, dan perlindungan Jasa Raharja dapat diterima masyarakat secara lebih luas. Peran perangkat kecamatan dan desa sangat penting sebagai penghubung informasi agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar dan dapat memanfaatkan layanan yang tersedia,” tuturnya.