Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli Sampaikan Pesan Kemanusiaan untuk Palestina

Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli Sampaikan Pesan Kemanusiaan untuk Palestina

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, sejauh informasi yang diterimanya tidak menunjukkan dukungan terhadap Zionisme. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi polemik dan penolakan sejumlah pihak terhadap konser Bocelli di Indonesia. Fadli menegaskan sikap Indonesia terhadap Palestina tetap konsisten, yakni menolak penjajahan, menentang Zionisme, serta mendukung kemerdekaan Palestina. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memverifikasi informasi yang beredar di media sosial karena kabar tidak akurat maupun hoaks berpotensi memperkeruh situasi. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari promotor, yayasan yang terkait dengan pihak Bocelli memiliki komitmen membantu anak-anak korban perang dan tragedi kemanusiaan, termasuk anak-anak Palestina.

Polemik tersebut muncul di tengah rangkaian konser Romanza 30th Anniversary World Tour yang menghadirkan Andrea Bocelli di Indonesia. Konser pertama digelar di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/10/2026). Promotor Shoemaker Live juga menginisiasi penggalangan dana dengan target penyaluran 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan negara lain yang terdampak konflik. Founder Shoemaker Live Prajna Murdaya menyebut konser tersebut tidak hanya menjadi pertunjukan musik, tetapi juga membawa pesan perdamaian, persatuan, dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak konflik.