Rupiah Mengawali Perdagangan Rabu Pagi di Rp16.763 per USD

Rupiah Mengawali Perdagangan Rabu Pagi di Rp16.763 per USD

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026, mengalami pelemahan. Rupiah tak mampu mempertahankan tren penguatan yang sempat terlihat kemarin.

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah pada pagi ini tercatat berada di level Rp16.763 per USD, melemah sembilan poin atau setara 0,05 persen dari posisi Rp16.754 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, data Yahoo Finance pada waktu yang sama menunjukkan rupiah bergerak di sekitar Rp16.795 per USD dan cenderung datar dibandingkan transaksi sebelumnya.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa rupiah pada perdagangan Rabu ini akan bergerak secara fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Menurut perhitungan analis, mata uang Garuda diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.750 per USD hingga Rp16.780 per USD sepanjang hari.

Sentimen global menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. Turunnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah setelah seruan dialog antara AS dan Iran serta kesepakatan perdagangan antara AS dan India turut memengaruhi risiko pasar global. Namun, nominasi mantan gubernur Federal Reserve sebagai calon ketua bank sentral AS justru turut mendongkrak dolar AS pada beberapa sesi terakhir, sehingga memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Selain itu, indikator ekonomi domestik seperti Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang berada di level ekspansi pada Januari 2026 turut menjadi pertimbangan dalam tren pasar uang.

Dikutip dari metrotvnews.com