Penyelenggaraan Haji 2026 Dinilai Lebih Baik oleh BKSAP DPR

Penyelenggaraan Haji 2026 Dinilai Lebih Baik oleh BKSAP DPR

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR, Syahrul Aidi Maazat, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami berbagai perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penilaian tersebut mencakup aspek manajemen jemaah hingga kualitas pelayanan yang diterima jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Menurut Syahrul, salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini adalah menurunnya jumlah jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji.

“Data jemaah wafat turun signifikan,” ujar Syahrul.

Ia mengapresiasi berbagai aspek pelayanan yang dinilai semakin baik, mulai dari pengelolaan pemondokan, transportasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan bagi jemaah Indonesia.

Selain itu, koordinasi antarpetugas haji di lapangan juga dinilai mengalami peningkatan sehingga pelayanan kepada jemaah dapat berjalan lebih efektif dan terorganisasi.

Syahrul juga menyoroti kualitas konsumsi yang diterima jemaah Indonesia. Menurutnya, penyediaan makanan bagi jemaah menunjukkan kemajuan yang cukup pesat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Meski memberikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan tersebut, BKSAP DPR tetap mencatat sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan haji mendatang.

Beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian antara lain fasilitas penginapan di Madinah serta tingkat kepadatan tenda di Mina yang dinilai masih perlu pembenahan.

“Rasio jumlah toilet dengan total jemaah harus dihitung lebih matang,” kata Syahrul.

Ia berharap evaluasi terhadap fasilitas dasar tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dan penyelenggara agar kenyamanan jemaah semakin meningkat pada musim haji berikutnya.

Saat ini, proses pemulangan jemaah haji Indonesia sedang berlangsung secara bertahap. Jadwal kepulangan telah ditetapkan mulai 1 hingga 29 Juni 2026.

Tahun ini, Indonesia memperoleh kuota haji sebanyak 221.000 jemaah, menjadikannya salah satu negara dengan jumlah peserta haji terbesar di dunia.