Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia pada perdagangan Kamis, 29 Oktober 2026, waktu setempat. Pelemahan tersebut tercermin dari penurunan indeks dolar yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap enam mata uang utama lainnya.
Melansir Xinhua, Jumat, 30 Oktober 2026, indeks dolar turun 0,17 persen menjadi 102,037 pada pukul 15.00 waktu setempat atau 19.00 GMT.
Dalam perdagangan akhir di New York, euro menguat menjadi USD1,1162 dari sebelumnya USD1,1150. Poundsterling juga naik menjadi USD1,3361 dibandingkan posisi sebelumnya USD1,3316.
Dolar AS Melemah terhadap Yen dan Franc Swiss
Dolar AS tercatat diperdagangkan pada level 157,96 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya sebesar 158,05 yen.
Pelemahan juga terjadi terhadap franc Swiss. Dolar AS turun menjadi 0,8264 franc Swiss dari sebelumnya 0,8290 franc Swiss.
Sementara itu, terhadap dolar Kanada, mata uang AS melemah menjadi 1,3986 dari posisi sebelumnya 1,4021. Dolar AS juga turun terhadap krona Swedia menjadi 9,8608 dari sebelumnya 9,9139.
Pergerakan tersebut menunjukkan pelemahan dolar AS terhadap seluruh mata uang utama yang tercatat dalam perdagangan akhir di New York.
Wall Street Ditutup Melemah, Saham Teknologi Tertekan
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat. Penurunan terjadi seiring munculnya kembali kekhawatiran investor terhadap besarnya biaya investasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dipicu oleh Alphabet.
Melansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 132,54 poin atau 0,25 persen menjadi 52.342,56. Indeks S&P 500 melemah 23,59 poin atau 0,3 persen ke posisi 7.720,39.
Sementara itu, indeks Nasdaq Composite mengalami koreksi lebih dalam sebesar 365,13 poin atau 1,38 persen menjadi 26.184,72.
Meski ketiga indeks utama berakhir di zona merah, delapan dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500 justru ditutup menguat. Tekanan pasar lebih terkonsentrasi pada saham-saham sektor teknologi dan tidak menyebar secara merata ke seluruh pasar.