Atlet Indonesia Putra Tri Ramadani Rebut Perunggu di World Climbing Chamonix

Atlet Indonesia Putra Tri Ramadani Rebut Perunggu di World Climbing Chamonix

Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor Lead Putra dalam ajang World Climbing Series Chamonix 2026 yang berlangsung di Chamonix, Prancis, Senin (13/7/2026) WIB.

Pemanjat yang akrab disapa Srondeng itu tampil impresif sepanjang babak final dengan mencatatkan skor akhir 38+, sekaligus mengamankan posisi ketiga di tengah persaingan ketat melawan para atlet terbaik dunia.

Skor Sama dengan Peraih Perak

Putra Tri Ramadani sebenarnya membukukan skor yang sama dengan atlet Slovenia, Luka Potocar, yang meraih medali perak, yakni 38+.

Namun, berdasarkan regulasi kompetisi, Potocar berhak menempati posisi kedua karena memiliki hasil yang lebih baik pada babak semifinal.

Sementara itu, medali emas berhasil diraih pemanjat asal Spanyol, Alberto Ginés López, yang mencatatkan skor tertinggi 39+ pada babak final.

Keberhasilan Putra meraih podium kembali menunjukkan konsistensi atlet Indonesia di nomor lead pada level internasional.

Lengkapi Kesuksesan Tim Indonesia

Raihan medali perunggu Putra Tri Ramadani sekaligus melengkapi pencapaian gemilang kontingen Indonesia pada World Climbing Series Chamonix 2026.

Sebelumnya, Indonesia sukses mendominasi nomor speed dengan mempersembahkan dua medali emas melalui Veddriq Leonardo di kategori putra dan Desak Made Rita Kusuma Dewi di kategori putri.

Selain itu, Antasyafi Robby Al Hilmi juga menyumbangkan medali perak pada nomor speed putra.

Dengan tambahan medali dari nomor lead, Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya sebagai salah satu kekuatan utama panjat tebing dunia.

Hasil Final Lead Putra World Climbing Series Chamonix 2026

Berikut hasil akhir nomor Lead Putra:

  1. Alberto Ginés López (Spanyol) – 39+ (Medali Emas)
  2. Luka Potocar (Slovenia) – 38+ (Medali Perak)
  3. Putra Tri Ramadani (Indonesia) – 38+ (Medali Perunggu)
  4. Dohyun Lee (Korea Selatan) – 36+
  5. Zento Murashita (Jepang) – 35+
  6. Sam Avezou (Prancis) – 34
  7. Satone Yoshida (Jepang) – 34
  8. Sorato Anraku (Jepang) – 34

Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi prestasi atlet panjat tebing Indonesia di ajang internasional sekaligus menambah optimisme menghadapi seri-seri kompetisi dunia berikutnya.