IHSG Pagi Ini Dibuka di Level 7.888

IHSG Pagi Ini Dibuka di Level 7.888

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan pagi ini, Selasa, 3 Februari 2026. Pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat berada di level 7.888,771.

Mengacu pada data RTI hingga pukul 09.25 WIB, IHSG langsung terkoreksi 47,614 poin atau setara 0,60 persen ke posisi 7.875,116. Dalam pergerakannya, IHSG sempat menyentuh level terendah di 7.712,348.

Pada perdagangan pagi ini, tercatat sebanyak 326 saham emiten menguat. Sementara itu, 263 saham melemah dan 127 saham lainnya stagnan.

Total nilai transaksi yang tercatat sementara mencapai Rp6,496 triliun dengan volume perdagangan sebesar 13,048 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar berada di level Rp14.153,423 triliun.

Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan bahwa IHSG sempat terpuruk hingga mendekati penurunan lima persen ke level 7.922 pada sesi sebelumnya. Sentimen negatif dipicu oleh mundurnya pejabat tinggi bursa serta isu potensi penutupan pemerintahan Amerika Serikat yang memicu aksi jual panik investor asing secara masif.

Dari sisi komoditas, harga minyak mentah mengalami penurunan seiring meredanya risiko geopolitik setelah muncul sinyal pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan dan menekan premi risiko di tengah suplai yang dinilai masih memadai.

Sementara itu, harga emas melemah akibat penguatan dolar AS yang dipicu oleh ekspektasi sikap The Federal Reserve yang lebih hawkish. Tekanan tersebut mendorong aksi ambil untung setelah harga emas sempat mencetak rekor tertinggi.

Meski demikian, analis KISI menilai IHSG masih berpotensi menguat ke depan. Sentimen positif diperkirakan datang dari arus modal masuk yang didorong oleh rencana strategis Danantara, yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang pasar domestik.

Dikutip dari metrotvnews.com