Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PP Pelti), Nurdin Halid, berharap kehadiran negara dalam mendukung perjuangan atlet tenis Indonesia di level internasional, termasuk petenis putri andalan Janice Tjen. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 yang akan digelar pada September hingga Oktober 2026.
Nurdin Halid menyampaikan, PP Pelti berkomitmen menyokong penuh kiprah petenis Indonesia di berbagai turnamen luar negeri melalui program pembinaan terstruktur. Salah satu program utama adalah pemusatan latihan atau training camp (TC) yang akan digelar baik di dalam maupun luar negeri.
“TC di luar itu, saya sudah minta mereka untuk membuat program minimal mengikuti 20 seri di tingkat dunia. Sesudah itu dalam negeri, dari Januari sampai dengan Agustus,” kata Nurdin Halid, dikutip dari Antara.
Menurutnya, program tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang tidak kecil. Nurdin memperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp10 miliar, khususnya untuk pembiayaan transportasi dan akomodasi atlet selama mengikuti kompetisi internasional.
“Semua fasilitas itu khususnya transportasi, akomodasi kita tanggung. Pelti yang tanggung itu, tentu kita mengharapkan nanti negara ikut hadir untuk itu,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan sponsor dapat turut membantu pembiayaan pembinaan atlet. “Antara lima sampai 10 miliaran rupiah. Tentu kami mengharapkan sponsorship untuk bisa mendorong, mendukung, sehingga atlet kita bisa berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia,” lanjut Nurdin.
Khusus untuk Janice Tjen, Nurdin Halid menargetkan peningkatan signifikan dalam peringkat dunia. Petenis yang saat ini berada di peringkat ke-54 dunia tersebut diharapkan mampu menembus 30 besar peringkat WTA, yang menjadi syarat otomatis untuk tampil di Olimpiade 2028.
“Rank-nya 1 sampai 30 untuk tunggal itu sudah bisa otomatis lolos Olimpiade. Kita sudah mungkin 25 tahun yang lalu ikut Olimpiade, setelah itu tidak pernah lagi. Sekarang kita sudah menyiapkan program Road to Olimpiade,” tutur Nurdin Halid.
Dikutip dari cnnindonesia.com