Emas Diprediksi Kembali Menguat, Simak Proyeksi Harganya

Emas Diprediksi Kembali Menguat, Simak Proyeksi Harganya

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (10/9/2026), didukung pelemahan dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Secara teknikal, emas juga berpeluang membentuk pola double bottom.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan tren harian emas masih berpeluang bullish selama harga mampu bertahan di atas area support USD4.366-USD4.340. Jika zona tersebut bertahan, harga berpotensi menguji resistance USD4.479-USD4.510.

“Pada time frame daily, saat ini harga berpotensi bergerak naik membentuk pola double bottom dan bergerak menuju resistance terdekat di harga USD4.479 hingga USD4.510,” ujar Geraldo.

Dari sisi fundamental, emas mendapat dukungan dari dolar AS yang relatif tertekan serta meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketidakpastian geopolitik. Kenaikan harga minyak di atas USD100 per barel juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global.

Pasar kini menantikan data Producer Price Index (PPI) AS yang dirilis Kamis dan Consumer Price Index (CPI) pada Jumat. Kedua data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan 15-16 September.

Namun, potensi kenaikan suku bunga The Fed menjadi risiko bagi emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga. Jika support USD4.366-USD4.340 bertahan, peluang penguatan menuju USD4.479-USD4.510 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan support dapat meningkatkan tekanan jual.