Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana merupakan langkah yang tepat.
Dasco mengatakan Nanik memiliki rekam jejak yang baik selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Menurutnya, Nanik aktif melakukan pemantauan langsung ke lapangan, termasuk mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menindak dapur yang tidak memenuhi standar operasional.
Ia menyebut hasil pemantauan Komisi DPR terkait juga menunjukkan kinerja positif Nanik dalam menjalankan tugasnya. Karena itu, Dasco menilai keputusan Presiden untuk mengangkat Nanik sebagai kepala BGN merupakan pilihan yang tepat meskipun pengangkatan tersebut merupakan hak prerogatif pemerintah.
Selain itu, Dasco mengapresiasi langkah pemerintah melakukan pergantian pimpinan BGN sebagai bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat, masukan DPR, dan hasil evaluasi lintas kementerian. Ia berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat mendorong perbaikan tata kelola dan kualitas pelayanan BGN kepada masyarakat.
Menurut Dasco, perubahan jajaran pimpinan tidak akan mengganggu jalannya pelayanan yang sudah berlangsung. Ia berharap program-program BGN, terutama yang menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dapat semakin optimal dan segera direalisasikan secara merata.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti pimpinan BGN pada 2 Juni 2026. Selain mengangkat Nanik S. Deyang sebagai kepala BGN, Presiden juga menunjuk Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN yang baru.