Mamuju — Kepala Kantor PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) melaksanakan kunjungan kerja ke Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, pada hari Selasa (02/06/2026) di Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat koordinasi antara PT Jasa Raharja dan pemerintah daerah, guna mendorong berbagai terobosan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, mulai dari relaksasi administrasi kendaraan, kemudahan balik nama, percepatan sistem pembayaran, hingga penguatan peran Jasa Raharja dalam pelayanan publik.
PT Jasa Raharja secara aktif mendorong pemerintah provinsi untuk segera merealisasikan program relaksasi administrasi kendaraan bermotor berupa pemberian diskon atau pengurangan denda bagi masyarakat yang belum memenuhi kewajiban administrasinya. Program relaksasi ini dinilai penting sebagai bentuk stimulus nyata dari pemerintah untuk mendorong kepatuhan masyarakat, sekaligus meringankan beban yang selama ini menjadi penghambat tertib administrasi kendaraan di wilayah Sulawesi Barat.
Pertemuan ini juga membahas besarnya potensi kendaraan berstatus Non-DC yang hingga kini belum menyelesaikan proses balik nama. Untuk itu, PT Jasa Raharja bersama Gubernur Sulbar bersepakat mendorong kemudahan dan penyederhanaan prosedur balik nama kendaraan agar masyarakat tidak lagi terhambat oleh birokrasi yang panjang. Langkah ini sekaligus memperluas cakupan perlindungan kecelakaan lalu lintas, karena kendaraan yang telah berpindah nama secara sah akan otomatis tercakup dalam program perlindungan PT Jasa Raharja.
Inovasi layanan juga dihadirkan melalui kebijakan percepatan pembayaran iuran wajib kendaraan bermotor, di mana masyarakat kini dapat melaksanakan pembayaran lebih awal, yakni 60 hingga 90 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Fleksibilitas ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam merencanakan kewajiban administrasi kendaraannya, sekaligus meminimalisir risiko keterlambatan yang berujung pada pengenaan denda. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT Jasa Raharja dalam menghadirkan layanan yang lebih adaptif dan ramah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja juga menegaskan kembali peran dan fungsi strategisnya sebagai lembaga penjamin perlindungan korban kecelakaan lalu lintas. Komitmen terhadap percepatan pelayanan santunan kepada masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor, transformasi digital, serta kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini guna memastikan setiap korban kecelakaan maupun ahli waris yang berhak dapat menerima santunan secara cepat, tepat, dan bebas hambatan birokrasi.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen bersama PT Jasa Raharja Wilayah Sulselbar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat. Dengan sinergi yang semakin solid, kedua pihak optimistis berbagai program strategis yang disepakati akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat Sulawesi Barat.