Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka di Level 5.640

Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka di Level 5.640

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, dengan pergerakan fluktuatif setelah sempat dibuka di zona merah. Meski demikian, indeks berhasil berbalik menguat tipis pada sesi perdagangan pagi seiring beragam sentimen yang memengaruhi pasar global dan regional.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG menguat 6,418 poin atau 0,11 persen ke level 5.649,613. Sebelumnya, indeks dibuka di posisi 5.640,611 dan sempat bergerak pada level tertinggi 5.705 serta terendah 5.638.

Pergerakan positif tersebut ditopang oleh 286 saham yang menguat. Sementara itu, sebanyak 229 saham mengalami pelemahan dan 180 saham lainnya bergerak stagnan.

Nilai transaksi yang tercatat hingga sesi pagi mencapai Rp1,498 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,483 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapai Rp9.935,342 triliun.

Analis Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada perdagangan hari ini di tengah sentimen yang masih beragam dari pasar internasional.

Dalam riset hariannya, Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa pergerakan pasar dipengaruhi oleh kinerja bursa global yang cenderung bervariasi. Pasar saham Amerika Serikat berhasil ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026.

Indeks Dow Jones naik 0,26 persen, S&P 500 menguat 0,79 persen, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,52 persen. Penguatan Wall Street didorong oleh ketahanan sektor teknologi dan pulihnya saham-saham semikonduktor.

Sementara itu, pasar saham Asia juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Hang Seng ditutup melemah 0,63 persen, sedangkan Nikkei 225 naik 0,86 persen dan Shanghai Composite menguat 0,50 persen.

Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 3,05 persen ke level 5.643,19 dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing mencapai Rp1,04 triliun.

Memasuki perdagangan Rabu pagi, bursa Asia kembali bergerak bervariasi. Indeks Kospi dibuka melemah 1,41 persen, sementara Nikkei menguat 2,17 persen. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan memengaruhi arah pergerakan IHSG sepanjang sesi perdagangan hari ini.