Bank Indonesia melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga sejumlah komoditas pangan mengalami pergerakan pada perdagangan Senin (18/5/2026) pukul 10.30 WIB. Cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok cabai, yakni mencapai Rp72.500 per kilogram (kg).
Berdasarkan data PIHPS, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp30.300 per kg di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Selain itu, harga bawang merah tercatat sebesar Rp47.350 per kg, sedangkan bawang putih berada di harga Rp37.900 per kg.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.500 per kg dan beras kualitas bawah II sebesar Rp14.450 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I dijual Rp15.950 per kg dan beras kualitas medium II Rp15.850 per kg.
Adapun harga beras kualitas super I mencapai Rp17.350 per kg, sedangkan kualitas super II berada di level Rp16.800 per kg.
PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar sebesar Rp54.950 per kg, cabai merah keriting Rp52.300 per kg, dan cabai rawit hijau mencapai Rp51.800 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp37.850 per kg. Sementara itu, harga daging sapi kualitas I berada di level Rp146.450 per kg dan daging sapi kualitas II sebesar Rp137.950 per kg.
Di sektor bahan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium tercatat dijual Rp20.250 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada di harga Rp19.050 per kg.
Sementara itu, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.700 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I berada di level Rp24.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II dijual Rp23.050 per liter.
Pergerakan harga pangan nasional dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari distribusi pasokan, kondisi cuaca, hingga tingkat permintaan masyarakat di sejumlah daerah.