Bantul – PT Jasa Raharja melalui petugas Samsat BPD Piyungan melaksanakan kegiatan SIGAP Gaspol di PT Alam Narrizqi Airmas, Jl. Sitimulyo, Somokaton/Madugondo, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Senin, 28 September 2026 Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) melalui pendataan dan pemutakhiran informasi kendaraan secara langsung kepada instansi.
Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan konfirmasi terhadap data kendaraan yang tercatat atas nama PT Alam Narrizqi Airmas. Kegiatan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi kepemilikan kendaraan di lapangan, sekaligus mendukung tersedianya informasi kendaraan yang lebih akurat dan terkini.
Berdasarkan hasil konfirmasi, terdapat satu data kendaraan yang tercatat atas nama PT Alam Narrizqi Airmas dan diketahui sudah tidak lagi dimiliki karena telah dijual. Informasi tersebut menjadi bagian dari proses pemutakhiran data kendaraan agar pencatatan administrasi dapat disesuaikan dengan kondisi kepemilikan yang sebenarnya.
Selain melakukan pendataan, kegiatan SIGAP Gaspol juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara Jasa Raharja dengan pihak instansi. Melalui koordinasi secara langsung, Jasa Raharja terus mendorong tertib administrasi kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan kewajiban PKB dan SWDKLLJ.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Irmanto Ariwibowo selaku Ka. SPBE PT Alam Narrizqi Airmas dan Tunjung K Wicaksono selaku Pelaksana Administrasi Samsat BPD Piyungan. Jasa Raharja berharap kegiatan SIGAP Gaspol dapat terus mendukung pemutakhiran data kendaraan secara berkala serta memperkuat kepatuhan instansi dalam memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ.
Tunjung K Wicaksono selaku Pelaksana Administrasi Samsat BPD Piyungan menyampaikan bahwa kegiatan SIGAP Gaspol di PT Alam Narrizqi Airmas merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja untuk memastikan data kendaraan tetap sesuai dengan kondisi kepemilikan di lapangan. “Melalui kegiatan ini, kami melakukan konfirmasi secara langsung terhadap data kendaraan yang tercatat sekaligus membangun koordinasi dengan pihak perusahaan untuk mendukung pemutakhiran data,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil konfirmasi dalam kunjungan tersebut, terdapat satu data kendaraan yang tercatat atas nama PT Alam Narrizqi Airmas dan diketahui sudah dijual. “Informasi dari pihak perusahaan ini menjadi bagian penting dalam proses pemutakhiran data, sehingga data administrasi kendaraan dapat terus disesuaikan dengan kondisi kepemilikan yang sebenarnya. Selain itu, kami juga terus mengingatkan pentingnya pemenuhan kewajiban PKB dan SWDKLLJ,” ungkapnya.
“Kami berharap koordinasi melalui SIGAP Gaspol dapat terus terjaga dengan baik dan membantu menciptakan data kendaraan yang lebih akurat serta tertib administrasi. Dengan pemutakhiran data dan komunikasi yang dilakukan secara langsung, kami juga berharap kepatuhan dalam memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ dapat terus meningkat,” pungkasnya.