Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat dukungan perguruan tinggi dalam penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mendiktisaintek Brian Yuliarto berdialog dengan sejumlah kampus yang telah mengirimkan tim ke lokasi bencana. Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan asesmen, menyalurkan logistik, serta mengirim tim medis dan KKN Tematik.
Sementara Universitas Mataram (Unram) membantu penyediaan air, pembersihan rumah, sanitasi darurat, dan dapur umum. Universitas Airlangga (Unair) juga mengirim tim medis spesialis ortopedi serta Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga ke Manggarai Timur.
Koordinasi Bantuan Berdasarkan Kebutuhan
Brian meminta LLDikti mengoordinasikan perguruan tinggi agar bantuan diprioritaskan ke wilayah yang belum terjangkau. Ia menekankan dukungan harus berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sejumlah perguruan tinggi lainnya turut mengirimkan tim untuk membantu penanganan gempa, termasuk Universitas Nusa Nipa, Universitas Flores, Universitas Muhammadiyah Maumere, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Brawijaya.