Menteri PU Pastikan Proyek Sekolah Rakyat di Aceh dan Sumbar Berjalan Sesuai Target

Menteri PU Pastikan Proyek Sekolah Rakyat di Aceh dan Sumbar Berjalan Sesuai Target

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan menekan angka kemiskinan ekstrem melalui peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo turun langsung meninjau progres pembangunan guna memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai jadwal, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatra Barat.

Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Lhokseumawe, Aceh, telah mencapai lebih dari 54 persen dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Sekolah tersebut dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Selain ruang belajar, kompleks pendidikan itu juga akan dilengkapi fasilitas asrama, lapangan olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya guna mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Sumatra Barat, baru mencapai sekitar sembilan persen. Meski demikian, pemerintah optimistis proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut dapat selesai sesuai target pada Juli 2026.

Sekolah Rakyat di Dharmasraya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu menampung hingga 1.000 siswa dari keluarga prasejahtera di wilayah Sumatra Barat.

Keberhasilan pembangunan proyek ini juga didukung pemerintah daerah yang turut berperan dalam penyediaan lahan dan fasilitas pendukung bagi para pekerja konstruksi.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata.