Dua petenis top dunia, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek, mencatat hasil berbeda pada babak kedua Madrid Open 2026 kategori WTA 1000. Sabalenka harus bekerja keras untuk melaju, sementara Swiatek tampil dominan tanpa kesulitan berarti.
Sabalenka, yang berstatus petenis nomor satu dunia sekaligus juara bertahan, harus melalui pertandingan ketat sebelum menyingkirkan Peyton Stearns dengan skor 7-5, 6-3. Ia mengakui laga tersebut tidak berjalan mudah, terutama karena kondisi lapangan dan faktor ketinggian (altitude) di Madrid.
“Saya hanya senang bisa menang. Ini bukan pertandingan yang mudah,” ujar Sabalenka.
Pada pertandingan tersebut, Stearns sempat memberikan tekanan besar di awal set pertama dengan memaksa beberapa break point dan bahkan sempat unggul. Namun, Sabalenka berhasil bangkit dan mengamankan kemenangan setelah memanfaatkan peluang di momen krusial.
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Sabalenka menjadi 13 kemenangan beruntun musim ini. Ia pun melaju ke babak ketiga Madrid Open untuk kelima kalinya dan akan menghadapi Jacqueline Cristian.
Sementara itu, Swiatek tampil jauh lebih meyakinkan. Unggulan keempat tersebut mengalahkan Daria Snigur dengan skor telak 6-1, 6-2 hanya dalam waktu 61 menit. Swiatek mencatat 16 winner dan hanya melakukan sedikit kesalahan, menunjukkan dominasinya sepanjang pertandingan.
Swiatek sempat tertinggal 0-2 di awal set kedua, namun segera bangkit dan menutup laga dengan sangat meyakinkan. Di babak berikutnya, ia akan menghadapi Ann Li.
Di sisi lain, kejutan terjadi saat unggulan ketujuh Elina Svitolina tersingkir setelah kalah dari Anna Bondar dengan skor 3-6, 4-6. Svitolina sempat mendapatkan perawatan medis pada pergelangan kaki, namun tetap tidak mampu membalikkan keadaan.
Hasil ini membuat persaingan di Madrid Open 2026 semakin terbuka, dengan para unggulan terus bersaing ketat menuju fase selanjutnya.