Letusan Semeru Setinggi 3.000 Meter Terpantau dari Pos Pengamatan

Letusan Semeru Setinggi 3.000 Meter Terpantau dari Pos Pengamatan

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa petang, 24 Februari 2026. Tinggi kolom letusan tercatat mencapai 3.000 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis menyebutkan erupsi terjadi pada pukul 17.36 WIB.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.36 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 3.000 meter di atas puncak atau 6.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujarnya.

Kolom abu terpantau berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung. Aktivitas tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara sekitar 2 menit 25 detik.

Sebelumnya, pada pukul 01.51 WIB, Gunung Semeru juga mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran sejauh kurang lebih 3.000 meter dari kawah ke arah tenggara, tepatnya menuju Besuk Kobokan.

Saat ini, Gunung Semeru berstatus aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat.

PVMBG melarang masyarakat melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

“Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” kata Liswanto.

Warga juga diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga mengancam sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Dikutip dari metrotvnews.com