Qatar TotalEnergies Open Kehilangan Sabalenka Jelang Turnamen

Qatar TotalEnergies Open Kehilangan Sabalenka Jelang Turnamen

Petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka memutuskan mengundurkan diri dari turnamen Qatar TotalEnergies Open yang akan berlangsung pekan depan di Doha. Keputusan tersebut diambil dengan alasan adanya perubahan jadwal pertandingan.

Sabalenka memulai musim WTA Tour 2026 dengan performa impresif, mencatat 11 kemenangan beruntun termasuk meraih gelar di Brisbane. Namun, langkahnya terhenti di final Australian Open setelah kalah dari Elena Rybakina.

Dalam upayanya mengejar gelar ketiga Australian Open sepanjang karier, petenis berusia 27 tahun itu sempat unggul 3-0 pada set ketiga penentuan. Namun, ia kemudian kehilangan enam dari tujuh gim terakhir dan harus mengakui keunggulan lawannya.

Mengutip laman resmi WTA, Kamis, Sabalenka pernah menjuarai turnamen Doha pada debutnya pada 2020. Sejak saat itu, catatannya di turnamen tersebut kurang konsisten dengan dua kemenangan dan tiga kekalahan, termasuk tersingkir pada babak pertama tahun lalu oleh Ekaterina Alexandrova.

Dengan mundurnya Sabalenka, Iga Swiatek dipastikan menjadi unggulan teratas pada turnamen WTA 1000 pertama musim ini. Meski demikian, Sabalenka masih dijadwalkan tampil pada ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships yang akan digelar pekan berikutnya.

Selain Sabalenka, petenis peringkat lima dunia Jessica Pegula juga mengundurkan diri dari Qatar TotalEnergies Open. Kendati demikian, seluruh petenis Top 10 lainnya dipastikan ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Petenis peringkat 34 dunia Lois Boisson turut menarik diri akibat cedera kaki dan dipastikan absen di Doha maupun Dubai. Posisi Sabalenka dan Boisson di undian utama akan digantikan oleh petenis peringkat 46 dunia Emiliana Arango dan petenis peringkat 57 dunia Cristina Bucsa.

Qatar TotalEnergies Open akan digelar di lapangan keras luar ruangan mulai Minggu, 8 Februari hingga Sabtu, 14 Februari 2026.

Dikutip dari antaranews.com