Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan pagi ini. Pada pembukaan perdagangan Senin, 26 Januari 2026, IHSG berada di posisi 8.967,728 sebelum langsung bergerak naik signifikan.
Mengacu pada data RTI hingga pukul 09.42 WIB, IHSG tercatat melonjak 86,653 poin atau setara 0,97 persen ke level 9.037,663. Penguatan ini menandai kinerja positif IHSG di awal pekan.
Pada perdagangan pagi ini, mayoritas saham bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 353 saham emiten menguat, sementara 218 saham melemah dan 139 saham stagnan.
Dari sisi transaksi, total nilai perdagangan yang tercatat hingga pukul 09.42 WIB mencapai Rp8,088 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 12,381 miliar saham.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai IHSG berpotensi mengalami rebound lanjutan apabila mampu bertahan di atas level support. “IHSG diperkirakan memiliki support di kisaran 8.880–8.900 dan resist di level 9.000–9.050,” ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Sebagai catatan, pada perdagangan Jumat (23/1) pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,46 persen dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp117 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BBCA, GOTO, BUMI, BBNI, dan PBSA.
Dari pasar global, pergerakan indeks saham Wall Street pada perdagangan Jumat (23/1) bervariasi. Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi menguat 0,28 persen, sementara S&P 500 naik tipis 0,03 persen. Adapun Dow Jones Industrial Average melemah 0,58 persen, tertekan penurunan hampir 4 persen saham Goldman Sachs.
Sementara itu, bursa saham Asia mencatat penguatan. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,29 persen dan Topix menguat 0,37 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,76 persen dan Kosdaq melonjak 2,43 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,45 persen, sedangkan S&P/ASX 200 Australia naik 0,13 persen.
Dikutip dari metrotvnews.com