Harga Bitcoin Bertahan di Level USD77 Ribu

Harga Bitcoin Bertahan di Level USD77 Ribu

Harga Bitcoin naik tipis pada perdagangan Minggu, 13 September 2026, tetapi masih mencatat penurunan mingguan lebih dari 3 persen. Tekanan datang dari ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi dan kenaikan imbal hasil obligasi.

Mengutip Investing, Senin, 14 September 2026, Bitcoin naik 0,1 persen menjadi USD77.327,7. Kondisi tersebut membuat aset kripto terbesar di dunia masih kesulitan memulihkan momentum karena aset berdenominasi dolar menjadi relatif lebih menarik.

Di sisi lain, Bitcoin Suisse menilai Bitcoin dapat menjadi alternatif diversifikasi bagi portofolio investor yang semakin terkonsentrasi pada sektor kecerdasan buatan (AI). Perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat diperkirakan menghabiskan lebih dari USD800 miliar untuk AI pada 2026 dan lebih dari USD1 triliun pada 2027.

Bitcoin Suisse juga mencatat pemodelan historis menunjukkan imbal hasil tahunan portofolio tradisional meningkat dari 6,2 persen tanpa Bitcoin menjadi 7,2 persen dengan alokasi BTC sebesar 1 persen. Alokasi 2,5 persen bahkan disebut dapat meningkatkan imbal hasil menjadi 8,6 persen.

Sementara itu, sektor kripto kembali mendapat sorotan setelah bank digital Revolut mengungkapkan data nasabah akibat permintaan palsu yang mengatasnamakan pemerintah. Data yang terekspos mencakup dokumen identitas, alamat, dan riwayat transaksi, termasuk aktivitas Bitcoin. Dana nasabah disebut tetap aman.

Adopsi stablecoin juga meningkat. Pasokan beredar RLUSD milik Ripple mencapai sekitar USD2,4 miliar, naik lebih dari 50 persen dalam sebulan. Aktivitas harian RLUSD juga mencapai sekitar USD750 juta pada bulan lalu.

Di pasar kripto lainnya, Ether turun 0,5 persen menjadi USD2.509,48 dan XRP melemah 0,4 persen menjadi USD1,3575. Solana turun 0,2 persen, BNB 0,6 persen, sedangkan Cardano naik 0,3 persen menjadi USD0,2044. Dogecoin turun 0,7 persen dan $TRUMP melemah 0,5 persen.