Program Gadis Pantura Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Lingkungan Sekolah

Program Gadis Pantura Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Lingkungan Sekolah

Klaten – Tim Pembina Samsat Kabupaten Klaten yang terdiri dari Jasa Raharja, BPKPAD Kabupaten Klaten, dan UPPD Samsat Klaten melaksanakan kegiatan Gadis Pantura (Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat) di SMK Negeri 4 Klaten dan SMA Negeri 1 Prambanan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor, sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib pajak di lingkungan instansi pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pembina Samsat Klaten melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. Selain memberikan edukasi, tim juga melakukan pendataan terhadap potensi kendaraan bermotor yang masih memiliki tunggakan pajak serta memberikan informasi mengenai berbagai kanal dan kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Petugas Jasa Raharja turut menyampaikan materi mengenai pentingnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Dalam paparannya dijelaskan bahwa SWDKLLJ merupakan dana yang dihimpun oleh negara melalui Jasa Raharja dan dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan dasar berupa santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah diharapkan semakin memahami bahwa kepatuhan dalam membayar PKB dan SWDKLLJ tidak hanya merupakan kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.

Program Gadis Pantura juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara Tim Pembina Samsat dengan instansi pendidikan dalam membangun budaya tertib administrasi kendaraan bermotor. Lingkungan sekolah dinilai memiliki peran strategis sebagai media edukasi yang mampu menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan, baik di kalangan tenaga pendidik maupun masyarakat sekitar, sehingga informasi mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor dapat tersampaikan secara lebih luas.

Melalui sinergi yang berkelanjutan antara Jasa Raharja, BPKPAD Kabupaten Klaten, dan UPPD Samsat Klaten, diharapkan Program Gadis Pantura dapat terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Dengan meningkatnya kesadaran wajib pajak, diharapkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor semakin optimal, tertib administrasi kendaraan bermotor semakin terwujud, serta perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan dapat terus berjalan secara berkesinambungan.