Sebanyak 14 Desa di Pandeglang Alami Kekeringan, Distribusi 61 Liter Air Bersih Dimulai

Sebanyak 14 Desa di Pandeglang Alami Kekeringan, Distribusi 61 Liter Air Bersih Dimulai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Banten, mendistribusikan bantuan air bersih ke 14 desa yang mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Angsana, Sindangresmi, dan Cadasari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati, mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK).

“Empat belas desa yang menerima bantuan tersebut tersebar di Kecamatan Angsana, Sindangresmi, dan Cadasari,” ujar Lilis, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, proses pendistribusian berlangsung lancar sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dalam beberapa hari ke depan.

BPBD Salurkan 61 Ribu Liter Air Bersih

Hingga saat ini, BPBD-PK Pandeglang telah menyalurkan sekitar 61.000 liter air bersih ke 14 desa sesuai permohonan yang diajukan masyarakat.

“Kami sampai hari ini mendistribusikan air bersih sekitar 61.000 liter di 14 desa yang tersebar di tiga kecamatan sesuai permohonan masyarakat,” kata Lilis.

Berdasarkan hasil pemetaan BPBD-PK, terdapat sekitar 150 desa di Kabupaten Pandeglang yang masuk kategori rawan mengalami krisis air bersih selama musim kemarau.

Untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan, BPBD mengoptimalkan jadwal distribusi air setiap hari dengan mengerahkan armada tangki berkapasitas antara 4.000 hingga 8.000 liter.

Lilis memperkirakan jumlah wilayah terdampak kekeringan masih berpotensi bertambah. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu pengajuan permohonan resmi dari masyarakat di daerah lain yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Masyarakat Diimbau Hemat Air

BPBD-PK Pandeglang menegaskan bantuan air bersih akan terus disalurkan setelah adanya permohonan dari masyarakat yang telah diketahui dan disetujui oleh pemerintah kecamatan setempat.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga telah menyiapkan pos penyediaan air bersih di wilayah Karang Tanjung dan Tabuan guna memastikan pasokan air tetap tersedia selama musim kemarau.

Selain itu, masyarakat yang masih memiliki akses terhadap sumber mata air pegunungan diimbau menggunakan air secara bijaksana agar persediaan tetap mencukupi hingga musim hujan tiba.