IHSG Awali Perdagangan Pagi dengan Penurunan ke 6.968

IHSG Awali Perdagangan Pagi dengan Penurunan ke 6.968

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG berada di level 6.968,566 pada pembukaan atau berada di zona merah. Hingga pukul 09.19 WIB, IHSG sempat menguat tipis sebesar 0,601 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.972,555, dengan level tertinggi 6.981 dan terendah 6.921.

Pergerakan pasar menunjukkan tekanan yang cukup merata. Sebanyak 288 saham tercatat melemah, sementara 244 saham menguat dan 176 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp2,022 triliun dengan volume perdagangan sebesar 8,856 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.426,109 triliun.

Dari sisi global, tekanan datang dari pelemahan bursa saham Amerika Serikat. Indeks S&P 500 turun 0,41 persen dari rekor tertingginya, Nasdaq melemah 0,19 persen, dan Dow Jones terkoreksi 1,13 persen. Pelemahan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk insiden ledakan kapal di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.

Sementara itu, pada perdagangan sebelumnya, Senin, 4 Mei 2026, IHSG ditutup menguat 0,22 persen. Penguatan tersebut ditopang oleh sektor konsumer siklikal yang naik 2,53 persen, sedangkan sektor kesehatan menjadi pemberat dengan penurunan sebesar 1,63 persen.

Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia Ahmad Faris Mu’tashim memproyeksikan pergerakan IHSG pada hari ini akan berada dalam rentang 6.900 hingga 7.100. Pergerakan indeks diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global serta dinamika pasar domestik.