Wali Kota Tangsel Tanggapi Keluhan Masyarakat atas Sampah Menumpuk

Wali Kota Tangsel Tanggapi Keluhan Masyarakat atas Sampah Menumpuk

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, angkat bicara terkait tumpukan sampah setinggi dua meter yang menutupi Jalan Otista Raya, tepat di sisi Pasar Cimanggis, Ciputat. Fenomena ini terjadi beberapa hari terakhir dan mengganggu aktivitas warga.

Menurut Benyamin, tumpukan sampah disebabkan karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, sedang menjalani perbaikan melalui proses terasering dan dewatering. Terasering menata ulang lereng timbunan sampah menjadi seperti tangga, sedangkan dewatering bertujuan mengurangi kandungan air dalam gunungan sampah.

“TPA Cipeucang sedang dalam penataan dan perbaikan, jadi agak mengganggu pengangkutan sampahnya memang. Saya harap akhir Desember ini selesai,” jelas Benyamin, Jumat (12/12/2025).

Sampah yang menumpuk didominasi limbah pasar dan rumah tangga, menutupi sebagian jalan, menimbulkan aroma tidak sedap, dan mengganggu kenyamanan warga yang melintas. Meskipun demikian, sebagian warga masih membuang sampah ke titik tersebut.

Benyamin juga menegaskan daya tampung TPA Cipeucang terbatas, hanya mampu menampung sampah dari Tangerang Selatan selama satu hingga dua bulan ke depan. Untuk solusi jangka panjang, Pemkot Tangsel tengah membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan menjalin kerja sama dengan Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang, serta Provinsi Jawa Barat di Cibinong untuk pengelolaan sampah.

Dikutip dari cnnindonesia.com