Awal tahun 2026, Semarang menghadirkan inovasi kuliner yang langsung viral di media sosial, yaitu Nasi Padang keliling. Konsep ini menjadikan makanan khas Minang bisa dinikmati langsung di pinggir jalan tanpa harus datang ke rumah makan, dengan gerobak modern yang menarik perhatian.
Fenomena ini mulai ramai setelah video akun TikTok @senang.bersama memuji keaslian rasa: “beneran PADANGGG banget!” Nasi Padang keliling Semarang beroperasi khususnya di kawasan Ngaliyan, menawarkan lauk lengkap seperti rendang daging empuk, gulai ayam, dendeng balado, telur dadar, sayur nangka, daun singkong, perkedel, dan sambal ijo, disajikan dengan nasi hangat pulen.
Gerobak yang digunakan memiliki desain kekinian dengan ornamen rumah gadang Minang, mudah dikenali dari kejauhan. Harga per porsi mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, menjadikannya pilihan kuliner praktis dan terjangkau bagi pekerja, mahasiswa, dan keluarga.
Tren nasi Padang keliling ini sebelumnya booming di kota lain seperti Palembang pada 2025, namun versi Semarang langsung menjadi spotlight karena timing, branding, dan keaslian rasa yang kuat. Aktivitas ini menunjukkan inovasi kuliner jalanan semakin diminati dan menjadi fenomena kuliner kekinian yang Instagramable.
Bagi pengunjung, sensasi makan Nasi Padang keliling menawarkan pengalaman cepat, fun, dan autentik, baik untuk makan di tempat maupun dibawa pulang. Meski begitu, rumah makan legendaris seperti RM Sederhana, Hayam Wuruk, dan Pondok Minang tetap menjadi alternatif pilihan kuliner di Semarang.
Dikutip dari jawapos.com