Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Jumat diprediksi bergerak melemah seiring aksi “profit taking” menjelang akhir pekan. IHSG dibuka menguat 43,68 poin atau 0,49 persen ke posisi 8.969,15, sementara indeks LQ45 naik 5,07 poin atau 0,58 persen ke level 872,69.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi teknikal, menguji level 8.850–8.900.
Kondisi APBN dan Cadangan Devisa
Dari dalam negeri, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit Rp695,1 triliun per Desember 2025 atau setara 2,92 persen Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibanding defisit 2024 sebesar 2,3 persen PDB dan melampaui target defisit APBN 2025 sebesar 2,53 persen PDB. Keseimbangan primer APBN juga tercatat defisit Rp180,7 triliun. Realisasi penerimaan negara mencapai 91,7 persen dari target, sedangkan realisasi belanja negara sebesar 96,3 persen.
Cadangan devisa Indonesia tercatat meningkat menjadi USD156,5 miliar pada Desember 2025, dari sebelumnya USD150,1 miliar pada November 2025. Kenaikan ini didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman luar negeri.
Pelaku pasar kini menantikan data consumer confidence dan penjualan otomotif, serta laporan nonfarm payrolls Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis Jumat waktu setempat.
Pergerakan Bursa Global
Di pasar global, bursa saham Eropa Kamis (8/1) ditutup variatif: Euro Stoxx 50 melemah 0,33 persen, FTSE 100 Inggris turun 0,04 persen, DAX Jerman naik 0,02 persen, dan CAC Prancis menguat 0,12 persen.
Bursa AS di Wall Street juga bergerak bervariasi: Dow Jones Industrial Average naik 0,55 persen ke 49.266,11, S&P 500 naik tipis 0,01 persen ke 6.921,36, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,57 persen ke 25.507,10.
Sementara itu, indeks saham regional Asia pagi ini menunjukkan pergerakan beragam: Nikkei Jepang menguat 330,24 poin (0,46 persen) ke 51.447,50, Shanghai turun 2,79 poin (0,07 persen) ke 4.082,98, Hang Seng melemah 309,64 poin (1,17 persen) ke 26.149,00, dan Straits Times turun 1,40 poin (0,30 persen) ke 4.725,30.
Dikutip dari antaranews.com