Pasar Energi Tenang, Harga Minyak Dunia Stabil

Pasar Energi Tenang, Harga Minyak Dunia Stabil

Harga minyak ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026, karena beberapa investor menutup posisi short menjelang libur akhir pekan Martin Luther King di Amerika Serikat dan kekhawatiran yang masih ada tentang kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran. Data dari Investing.com menunjukkan bahwa minyak mentah Brent berjangka ditutup pada USD64,13 per barel, naik 37 sen atau 0,58 persen, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada USD59,44 per barel, naik 25 sen atau 0,42 persen.

Sebagian besar kenaikan pada hari Jumat tampaknya disebabkan oleh pembelian pasokan menjelang libur panjang akhir pekan, menurut John Kilduff, mitra di Again Capital LLC. Kapal induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln diperkirakan akan tiba di Teluk Persia minggu depan setelah beroperasi di Laut Cina Selatan, yang turut memicu kekhawatiran terhadap risiko pasokan di wilayah strategis tersebut.

Harga minyak sebelumnya mencapai level tertinggi multi-bulan pekan ini setelah protes besar di Iran dan Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan serangan militer, namun turun tajam pada Kamis setelah Trump mengatakan tindakan keras Teheran terhadap para pengunjuk rasa mereda, sehingga meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak global.

Analis memperingatkan bahwa meskipun risiko geopolitik masih ada, kekuatan fundamental pasar menunjukkan pasokan yang relatif cukup. Potensi peningkatan pasokan dari Venezuela juga menjadi faktor penyeimbang yang menahan kenaikan harga lebih jauh. Secara teknikal, Brent diperkirakan akan bergerak dalam kisaran USD57 hingga USD67 per barel jika tidak ada perubahan signifikan dalam aliran pasokan global.

Dikutip dari metrotvnews.com