Ombak Pantai Wonogoro Renggut Nyawa Bocah 8 Tahun

Ombak Pantai Wonogoro Renggut Nyawa Bocah 8 Tahun

Liburan akhir tahun di kawasan pesisir selatan Kabupaten Malang berubah menjadi tragedi. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, M Alayubi, meninggal dunia setelah terseret ombak saat bermain di area muara Pantai Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Sabtu (27/12) siang.

Korban yang merupakan warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, diketahui tengah berwisata bersama keluarganya. Namun, suasana liburan berubah duka ketika mereka bermain air di muara pantai yang dikenal memiliki arus kuat dan sulit diprediksi.

Kasubbag Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat korban bersama keluarga bermain air, tiba-tiba datang gelombang cukup besar dari arah laut yang menyeret korban beserta anggota keluarga lainnya ke bagian muara yang lebih dalam.

“Pada saat korban bersama keluarga bermain air di muara, tiba-tiba datang gelombang cukup besar dari arah laut. Ombak tersebut menyeret korban dan keluarganya ke bagian muara yang lebih dalam,” ujar AKP Bambang, Minggu (28/12).

Akibat kejadian itu, korban dinyatakan hilang. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI AL, BPBD, serta pengelola wisata yang berada di lokasi segera melakukan operasi pencarian.

Sekitar 20 menit kemudian, korban berhasil ditemukan. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban anak yang sempat hilang berhasil ditemukan sekitar 20 menit kemudian dalam kondisi meninggal dunia. Sementara korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan,” kata Bambang.

Selain Alayubi, satu anak lainnya dilaporkan turut terseret ombak, namun hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Bantur.

Polisi bersama tim gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian, mulai dari evakuasi jenazah, pengamanan area pantai, hingga pendataan saksi dan koordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Petugas segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi korban, pendataan saksi, serta koordinasi dengan pihak keluarga,” ujar AKP Bambang.

Dikutip dari metrotvnews.com