Neymar terancam tidak bisa membela timnas Brasil pada Piala Dunia 2026. Keputusan operasi lutut yang akan dijalaninya membuka risiko absen panjang setelah bintang berusia 33 tahun itu berjuang dari cedera selama musim ini.
Pemain yang kini kembali memperkuat Santos tersebut memastikan dirinya bakal naik meja operasi setelah membantu klub masa kecilnya bertahan di Serie A Brasil. Santos berhasil mengalahkan Cruzeiro dengan skor 3-0 akhir pekan lalu, memastikan mereka terhindar dari degradasi.
Neymar menjelaskan kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan untuk terus memaksakan bermain tanpa tindakan medis lebih lanjut. Ia mengaku menjalani periode yang berat karena masalah lutut yang terus mengganggu.
“Saya datang untuk ini, untuk membantu dengan semampu saya. Ini menjadi pekan-pekan yang berat bagi saya. Saya berterima kasih kepada orang-orang yang membuat saya bangkit,” ujar Neymar setelah pertandingan, dikutip dari beIN Sports.
“Kalau bukan karena mereka, saya tidak akan bermain di pertandingan-pertandingan ini karena cedera-cedera ini, masalah lutut ini. Saya perlu istirahat dulu, setelah itu akan menjalani operasi lutut,” tambahnya.
Cedera lutut tersebut membuat Neymar kerap tertatih-tatih di lapangan. Musim ini, ia hanya mampu tampil sebanyak 19 laga bersama Santos di kompetisi teratas Brasil.
Keputusan menjalani operasi ini menjadi pertaruhan besar dalam kariernya. Waktu pemulihan pascaoperasi berpotensi cukup panjang, sehingga peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi tidak pasti.
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, sejatinya masih membuka pintu bagi Neymar untuk kembali mengenakan seragam Selecao. Namun kondisi pemulihan yang memerlukan waktu lama bisa menjadi penghalang besar bagi sang bintang untuk tampil dalam turnamen empat tahunan tersebut.
Neymar sudah menjadi bagian timnas Brasil sejak 2010. Piala Dunia 2014 menjadi panggung pertamanya di ajang sepak bola terbesar dunia. Hingga kini, ia telah mencatatkan 128 caps dan menjadi top skor sepanjang masa Brasil dengan 79 gol, unggul dua gol atas legenda Pelé.
Dikutip dari cnnindonesia.com