di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru sebagai langkah utama penanganan darurat. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah banjir lahar hujan yang dalam sepekan terakhir kembali mengancam permukiman warga.
Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengatakan pengerjaan alur sungai yang telah dilakukan baru mencapai 500 meter, sehingga masih dibutuhkan sekitar 2.000 meter lagi untuk memastikan aliran sungai aman dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Dampak Terparah di Desa Supiturang
Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan. Berdasarkan pendataan awal, terdapat 232 rumah mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat material vulkanik dan banjir lahar hujan.
Selain rumah warga, kerusakan juga melanda infrastruktur dasar seperti:
- Jalan lingkungan
- Saluran drainase
- Jaringan irigasi
Sekitar 1.000 meter akses jalan dan drainase rusak parah, menghambat mobilitas penduduk dan distribusi logistik. Tanggul penahan lahar di wilayah ini juga melemah dan membutuhkan pembangunan kembali untuk mencegah aliran material vulkanik memasuki kawasan permukiman.
Kebutuhan Infrastruktur Mendesak di Candipuro dan Pasirian
Di Kecamatan Candipuro, khususnya Desa Jugosari, jalur pelintas utama berada dalam kondisi kritis. Untuk menjamin konektivitas antarwilayah, Pemkab memandang perlu pembangunan jembatan gantung sepanjang 300 meter yang dapat menopang mobilitas warga serta distribusi barang dan layanan publik.
Sementara itu, di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, ditemukan kerusakan tanggul sepanjang 300 meter yang harus segera diperkuat agar tidak membahayakan lahan pertanian maupun pemukiman warga.
Proses Asesmen dan Dukungan Lintas Lembaga
Bunda Indah menegaskan bahwa asesmen terhadap nilai kerusakan infrastruktur masih berlangsung dan akan menjadi dasar penyusunan kebutuhan penanganan lanjutan. Ia berharap kehadiran Tim Pengawas (Timwas) Penanganan Bencana DPR RI dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan dukungan lintas lembaga, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-erupsi Semeru diharapkan berjalan lebih efektif, terarah, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat di kawasan rawan bencana.
Dikutip dari metrotvnews.com