Menuju Asian Games dan Olimpiade, Atlet Silat Indonesia Pasang Target Emas

Menuju Asian Games dan Olimpiade, Atlet Silat Indonesia Pasang Target Emas

Atlet silat Indonesia Zaki Zikrillah mengaku tidak ingin berpuas diri setelah meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025. Ia menegaskan masih memiliki ambisi besar untuk mengharumkan nama Indonesia di level yang lebih tinggi, yakni Asian Games bahkan Olimpiade.

Zaki menyebut kesempatan tampil di ajang multievent tingkat Asia dan dunia merupakan mimpi terbesar setiap atlet. Ia berharap dapat terus bersaing dan mendapat peluang membela Indonesia di panggung internasional.

Pada SEA Games 2025, Zaki berhasil meraih medali emas nomor tanding putra kelas C 55–60 kilogram. Kepastian emas diraih setelah ia menang walk over atas pesilat tuan rumah, Tinnapat Janjaroen.

Medali tersebut menjadi emas kedua Zaki sepanjang keikutsertaannya di SEA Games. Capaian ini juga menandai debutnya di kelas baru setelah sebelumnya bertanding di kelas 50–55 kilogram. Zaki mengakui perpindahan kelas menjadi tantangan tersendiri dalam persiapannya.

Ia mempersembahkan kemenangan tersebut untuk keluarga dan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi motivasi besar dalam perjalanan kariernya sebagai atlet.

Meski berhasil memenuhi target prestasi, Zaki menilai masa depan atlet tidak selalu menjanjikan. Ia mengaku memilih bersikap realistis dengan mulai menyiapkan langkah di luar arena pertandingan, termasuk mencari pekerjaan setelah meraih medali emas.

Zaki juga mengungkapkan belum mendapatkan kepastian pengangkatan sebagai aparatur sipil negara. Ia menyebut sebelumnya sempat ada janji pengangkatan usai SEA Games Kamboja, namun hingga kini belum terealisasi.

Meski demikian, pesilat berusia 24 tahun itu tetap optimistis mengejar mimpi tampil di Asian Games dan Olimpiade. Di sisi lain, ia menegaskan pentingnya kepastian karier dan kehidupan atlet setelah masa aktif bertanding berakhir.

Dikutip dari RRI.co.id