Insiden ledakan tabung gas Tanjung Priok mengejutkan warga di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ledakan yang terjadi di sebuah rumah yang dijadikan tempat usaha laundry tersebut mengakibatkan tiga rumah mengalami kerusakan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi (29/3/2026) sekitar pukul 05.20 WIB di Jalan Bakti Raya (Ampera), RT 007 RW 009. Warga sekitar mengaku terkejut karena ledakan terdengar sangat keras hingga membuat bangunan di sekitar lokasi bergetar.
Salah seorang warga terdampak, Yuni, mengatakan dirinya sedang mengambil wudhu ketika mendengar suara ledakan keras yang menyerupai bom atau petir.
“Awal mula kejadian saya lagi ambil wudhu tiba-tiba ada suara kayak bom atau petir gitu, terus rumah saya goyang atasnya,” kata Yuni di lokasi kejadian, dikutip dari Antara, Senin (30/3/2026).
Rumah kontrakan yang ditempati Yuni berada tepat di belakang lokasi usaha laundry tersebut. Ia menyebut bangunannya mengalami sejumlah kerusakan cukup parah akibat ledakan.
Menurut Yuni, kerusakan terjadi pada bagian plafon, jendela, kamar mandi, hingga tembok yang retak. Bahkan beberapa bagian atap dan rangka besi dilaporkan terlempar akibat kuatnya ledakan.
“Nah itu hancur plafon sama bangunan kamar mandi di luar sama dalam rusak parah. Air juga enggak begitu lancar, tembok retak, di atas asbes besinya terbang,” ujarnya.
Selain merusak bangunan rumah warga, beberapa mobil yang terparkir di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan ringan. Sementara bangunan usaha laundry yang menjadi titik ledakan mengalami kerusakan paling parah hingga aparat memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Di lokasi kejadian ditemukan empat tabung gas ukuran 12 kilogram. Berdasarkan keterangan penghuni yang juga penjaga laundry, ledakan terjadi setelah dirinya menyalakan saklar lampu di dalam bangunan.
Ketua RT setempat, Dewi Indriyani, mengatakan pihak pemadam kebakaran menduga ledakan disebabkan oleh kebocoran tabung gas yang memicu tekanan gas berlebih di dalam ruangan.
“Kalau menurut pemadam yang kita datangkan katanya dari tekanan gas. Dari pihak penjaga laundry juga bilang ada kebocoran. Kejadiannya saat dia turun menyalakan saklar lampu, nah itu langsung meledak,” kata Dewi.
Ia membenarkan bahwa terdapat tiga rumah yang mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut, termasuk bangunan laundry yang menjadi pusat kejadian.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun penjaga laundry yang berada di lokasi saat kejadian mengalami luka bakar dan langsung dibawa warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Enggak ada korban jiwa, tapi yang jaganya itu kena luka bakar,” ujar Dewi.
Sebelum ledakan terjadi, korban disebut sempat meminta bantuan warga karena menduga adanya kebocoran gas. Namun warga tidak dapat melakukan penanganan karena tidak memiliki keahlian khusus.
Kasus ledakan tabung gas ini kini masih dalam penanganan Polsek Tanjung Priok. Sementara korban yang mengalami luka bakar dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.