Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai melakukan pemeliharaan rutin sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Pekerjaan pemeliharaan tersebut ditargetkan selesai pada 14 Maret 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Temanggung, Khamim Gunadi, mengatakan pemeliharaan jalan sebenarnya telah dimulai sejak satu minggu sebelum bulan puasa. Perbaikan difokuskan pada jalur-jalur yang diperkirakan menjadi lintasan utama para pemudik.
“Pekerjaan tersebut sebenarnya telah dimulai sejak satu minggu sebelum bulan puasa dengan fokus pada jalur-jalur yang diperkirakan menjadi lintasan utama pemudik,” kata Khamim Gunadi di Temanggung, Selasa, 10 Maret 2026.
Prioritaskan Jalur Mudik dan Akses Pusat Kota
Khamim menyampaikan perbaikan diprioritaskan pada ruas jalan yang menjadi jalur mudik serta akses menuju pusat kota dan kawasan wisata.
Untuk mendukung pemeliharaan jalan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, DPUPR Temanggung mengalokasikan anggaran belanja bahan sekitar Rp1,6 miliar.
Beberapa ruas jalan yang diperbaiki di wilayah Parakan antara lain Jalan Letnan Suwaji, Jalan Bambu Runcing, serta Jalan Kosasih. Selain itu, penanganan juga dilakukan di ruas Kedu–Tegong yang berada di wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parakan.
Perbaikan Jalan di Sejumlah Wilayah
Di wilayah UPT Temanggung, pekerjaan perbaikan dilakukan di beberapa titik seperti ruas Geneng–Maron, Jalan Kadar, serta jalan tembus di samping STM yang terhubung dengan Jalan Kadar.
Selain itu, perbaikan gorong-gorong berlubang di depan kompleks Sekretariat Daerah juga telah diselesaikan. Sebelumnya, perbaikan juga dilakukan di ruas Jalan Suyoto setelah adanya laporan kerusakan pada gorong-gorong.
Gorong-gorong sepanjang sekitar tujuh meter tersebut dibongkar dan dibangun kembali secara menyeluruh. Penanganan juga dilakukan di Jalan Suprapto yang merupakan jalan kabupaten serta di Jalan DI Panjaitan.
Sementara itu, di wilayah UPT Kranggan, pemeliharaan dilakukan di ruas Kranggan–Kaloran, jalan di sekitar Pingit–Wonokerso, serta ruas Ngipik–Medono. Adapun di wilayah Tembarak, pekerjaan dilakukan di ruas Setugu–Jlamprang.
Koordinasi Perbaikan Jalan Nasional
Saat ini, penanganan masih berlangsung di wilayah UPT Kandangan, termasuk pada ruas Kedu–Tegong. Ke depan, perbaikan juga direncanakan pada ruas Muntung–Jumo serta Ngadirejo–Tegong.
Untuk jalur mudik di wilayah tersebut, ruas Kandangan–Dakaran sepanjang sekitar 1,2 kilometer telah selesai diperbaiki.
Pihak DPUPR menyebutkan sebagian besar jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi di wilayah Temanggung sudah dalam kondisi mantap. Namun, masih diperlukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaiki beberapa titik jalan nasional yang melintas di Temanggung, khususnya di ruas Temanggung–Kedu–Parakan yang masih terdapat lubang.
Dikutip dari metrotvnews.com