HSG Menguat ke Zona Hijau, Beberapa Saham Direkomendasikan untuk Trading
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada pembukaan perdagangan Kamis, 4 Desember 2025, ke level 8.646,65. Data RTI per pukul 09.15 WIB mencatat IHSG naik 16,48 poin atau 0,19 persen ke 8.628,26, dengan level tertinggi mencapai 8.650 dan terendah 8.620.
Kinerja IHSG mengikuti penguatan indeks saham global. Bursa saham Wall Street pada Rabu, 3 Desember 2025, melanjutkan rally dua hari beruntun; Dow Jones Industrial Average naik 408,44 poin (0,86 persen), S&P 500 menguat 0,3 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,17 persen. Rally ini didorong data tenaga kerja swasta ADP yang menunjukkan kontraksi 32 ribu pekerjaan pada November, di bawah ekspektasi pasar sebesar 40 ribu, sehingga memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Pasar Asia-Pasifik juga mencatat penguatan pada perdagangan Rabu, 3 Desember 2025. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,14 persen, S&P/ASX 200 menguat 0,18 persen, dan Kospi Korea Selatan bertambah 1,04 persen.
Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi rebound hari ini dengan level support pada 8.550–8.580 dan resistensi di 8.650–8.700. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menambahkan bahwa saham-saham potensial untuk trading hari ini antara lain MINA, ENRG, BRMS, EMTK, RATU, dan WIFI, dengan rekomendasi area beli, cutloss, serta target harga sebagai berikut:
- MINA: beli 418–426, cutloss <406, target 434–440
- ENRG: beli 1.145–1.165, cutloss <1.130, target 1.190–1.220
- BRMS: beli 990–1.000, cutloss <980, target 1.015–1.030
- EMTK: beli 1.265–1.290, cutloss <1.250, target 1.315–1.335
- RATU: beli 11.450–11.750, cutloss <11.300, target 11.900–12.150
- WIFI: beli 3.690–3.720, cutloss <3.670, target 3.750–3.770
Pergerakan IHSG hari ini tetap akan dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik, termasuk ekspektasi suku bunga The Fed, kondisi pasar Asia, serta aktivitas perdagangan saham oleh investor asing.
Dikutip dari metrotvnews.com