Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Menguat 1,94 Persen Jelang Penutupan Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Menguat 1,94 Persen Jelang Penutupan Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat, 10 April 2026, menjelang akhir pekan. Pada awal sesi, IHSG berada di level 7.346,494 sebelum kemudian melonjak signifikan.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.31 WIB, IHSG naik 141,967 poin atau sekitar 1,94 persen ke posisi 7.449,557. Kenaikan ini didorong oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau.

Mayoritas Saham Menguat

Sebanyak 404 saham tercatat menguat pada perdagangan pagi ini, sementara 156 saham melemah dan 169 saham stagnan. Aktivitas perdagangan juga terbilang cukup tinggi dengan total transaksi mencapai Rp3,929 triliun.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 10,478 miliar saham yang diperdagangkan hingga pukul 09.31 WIB, mencerminkan tingginya minat investor di pasar saham domestik.

Analis Prediksi Potensi Koreksi

Meski dibuka menguat, analis dari BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG berpotensi mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Ia menyebutkan level support IHSG berada di kisaran 7.250 hingga 7.300, sementara resistance berada di rentang 7.330 hingga 7.400.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,39 persen, namun disertai aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing sebesar Rp1,77 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BBCA, BBRI, BMRI, BUMI, dan BRPT.

Sentimen Global Turut Mempengaruhi

Dari pasar global, indeks saham S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones Industrial Average kompak menguat pada perdagangan Kamis (9/4). Penguatan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap stabilitas geopolitik, khususnya terkait potensi berlanjutnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Sementara itu, bursa Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi dengan kecenderungan melemah. Indeks Nikkei 225 dan Hang Seng tercatat turun, sedangkan beberapa indeks lain seperti Taiex dan ASX 200 justru menguat.

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG hari ini masih dipengaruhi kombinasi sentimen domestik dan global. Investor disarankan untuk tetap mencermati dinamika pasar, terutama terkait arus modal asing dan perkembangan kondisi geopolitik global.