Empat Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Musim Dingin ke Luar Negeri

Empat Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Musim Dingin ke Luar Negeri

Liburan akhir tahun menjadi momen yang dinanti banyak keluarga. Namun, perubahan cuaca yang ekstrem, terutama saat bepergian ke luar negeri dengan musim dingin, berpotensi mengganggu kesehatan anak jika tidak diantisipasi dengan baik.

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Respirologi, Nastiti Kaswandani, mengatakan periode Desember hingga Januari identik dengan musim dingin di belahan bumi utara seperti Amerika, Kanada, dan Eropa. Pada masa tersebut, risiko terserang penyakit, terutama flu atau influenza, cenderung meningkat.

“Kalau liburan di bulan Desember, Januari, dan kita ke belahan bumi utara seperti Amerika, Kanada, atau Eropa, itu sedang musim dingin. Penyakit yang sering timbul saat liburan musim dingin biasanya flu atau influenza,” ujar Nastiti, dikutip dari Antara.

Ia mengimbau agar orang tua memberikan vaksinasi influenza kepada anak sebelum bepergian ke negara dengan suhu dingin. Anak-anak termasuk kelompok rentan terhadap penyakit ini, terutama saat harus beradaptasi dengan perbedaan cuaca yang ekstrem.

“Di negara-negara tersebut, menjelang musim dingin biasanya anak-anak harus sudah dilengkapi imunisasi vaksinasi influenza,” tegasnya.

Selain perlindungan dari dalam melalui vaksinasi, Nastiti menekankan pentingnya proteksi dari luar. Orang tua disarankan memakaikan anak pakaian hangat yang dapat melindungi tubuh dari paparan udara dingin, mulai dari jaket tebal, scarf, topi, sarung tangan, hingga sepatu tahan air.

Asupan nutrisi anak selama liburan juga perlu diperhatikan. Nastiti menyarankan agar anak tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayur, buah, protein, dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Anak juga harus tetap cukup minum air putih meskipun berada di cuaca dingin.

“Kadang-kadang di udara dingin kita merasa tidak haus, padahal tubuh tetap membutuhkan banyak cairan. Minum air yang cukup penting agar tidak mengalami dehidrasi,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan masker dianjurkan sebagai langkah antisipasi penularan penyakit, terutama saat berada di tempat umum. Nastiti juga mengingatkan agar orang tua tidak memaksakan aktivitas berlebihan pada anak selama liburan karena kelelahan dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Dikutip dari cnnindonesia.com