Permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir hingga mencapai satu meter pada Jumat (20/2/2026) pagi. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis malam (19/2/2026).
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan ketinggian air pada pukul 09.00 WIB telah mencapai 100 sentimeter. Air mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dari sebelumnya sekitar 50 sentimeter dan terus bertambah hingga pagi hari.
Banjir Kebon Pala Jakarta Timur ini merendam rumah-rumah warga yang berada di wilayah rendah. Perabotan rumah tangga, kendaraan, hingga akses jalan lingkungan ikut terdampak genangan air. Warga tampak berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan lebih parah.
Selain merendam rumah, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Anak-anak dan lansia dievakuasi menggunakan perahu karet di titik-titik dengan genangan cukup dalam.
Sanusi menyebutkan banjir juga dipicu oleh luapan Kali Ciliwung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, status Bendung Katulampa berada pada Siaga 3, sehingga berpotensi menambah debit air kiriman ke Jakarta.
Petugas dari PPSU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta aparat setempat bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi dan membantu proses evakuasi. Beberapa perahu karet dikerahkan guna membantu mobilitas warga di area yang masih tergenang cukup dalam.
Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang di wilayah hulu maupun Jakarta.
Dikutip dari metrotvnews.com