Direktur Olahraga Yamaha, Maio Meregalli, mengakui timnya masih menghadapi kesulitan dalam menambah tenaga mesin pada motor Yamaha M4 menjelang bergulirnya musim MotoGP.
Meregalli menjelaskan, motor Yamaha saat ini memiliki stabilitas dan keseimbangan yang sangat baik, namun masih tertinggal dalam hal kecepatan dibandingkan para pesaing. Pengembangan mesin dinilai belum maksimal lantaran sejumlah kendala teknis yang dihadapi tim pabrikan asal Jepang tersebut.
“Bagian yang harus kami kembangkan adalah kecepatan karena motor ini sudah sangat enak untuk berkendara, keseimbangannya sudah bagus. Motor ini secara performa juga tidak buruk,” ujar Meregalli dikutip dari Motorsport, Senin.
Yamaha menjalani sesi tes pramusim di Sirkuit Sepang pada awal bulan ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Tim berbasis di Iwata itu hanya mampu menempati peringkat kelima dalam klasemen manufaktur, setelah mengalami kesulitan dengan performa mesin M4 sepanjang sesi tes.
Pada hari pertama tes, pembalap Yamaha Fabio Quartararo mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang di jari tangan. Memasuki hari kedua, Yamaha kembali menemui hambatan setelah aktivitas tim sempat dihentikan akibat investigasi FIA terkait aspek keamanan mesin.
“Seperti yang kita lihat, semuanya kini baru dan kami belum cukup punya data. Kami akan memahami kendalanya ketika kami menjalani sesi tes di Sepang dan Buriram dengan komponen yang sama,” ungkap Meregalli.
Saat ini, Yamaha terus memaksimalkan pengembangan mesin M4. Upaya tersebut harus dikebut karena waktu yang tersedia semakin terbatas menjelang seri pembuka MotoGP musim ini.
Dikutip dari antaranews.com