Banjir yang merendam wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih belum surut hingga Selasa, 20 Januari 2026. Ketinggian air yang mencapai 160 sentimeter memaksa warga menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.
Banjir masih melanda sejumlah desa di Kecamatan Juwana. Di Desa Bumirejo dan Desa Doropayung, genangan air terpantau setinggi 160 sentimeter sehingga aktivitas warga lumpuh total.
Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, warga yang memilih bertahan di rumah membuat tempat tidur darurat di atas genangan air untuk menghindari risiko kesehatan dan keselamatan.
Banjir yang telah berlangsung selama sekitar 10 hari berdampak pada menipisnya persediaan logistik warga. Pemerintah desa berharap adanya bantuan segera dari Pemerintah Daerah setempat guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, hingga Selasa malam tercatat sebanyak 136 desa yang tersebar di 12 kecamatan masih terendam banjir. Warga berharap banjir segera surut agar aktivitas kehidupan dapat kembali berjalan normal.
Dikutip dari metrotvnews.com