Purbaya: Rupiah Berpeluang Kembali Menguat Meski Nyaris Sentuh Rp17.000

Purbaya: Rupiah Berpeluang Kembali Menguat Meski Nyaris Sentuh Rp17.000

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah akan segera berbalik menguat setelah hampir menyentuh level Rp17.000 per dolar AS. Menurutnya, pergerakan nilai tukar sangat bergantung pada fundamental ekonomi suatu negara.

Dalam konteks Indonesia, Purbaya menilai kinerja ekonomi nasional masih bergerak resilien. Hal tersebut tercermin dari pergerakan pasar modal, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin sore mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah atau All Time High (ATH) di level 9.133,87.

“IHSG All Time High, kan? Kalau indeks naik, pasti ada aliran asing masuk ke situ juga. Nggak mungkin masuk sendiri yang bisa mendorong ke level seperti itu. Jadi, ini tinggal tunggu waktu saja rupiahnya menguat, karena suplai dolar akan bertambah,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara, Selasa, 20 Januari 2026.

Seiring dengan masuknya aliran dana asing ke pasar keuangan domestik, Purbaya meyakini pasokan valuta asing akan meningkat dan memberikan dorongan positif bagi penguatan nilai tukar rupiah dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Purbaya membantah anggapan bahwa pelemahan rupiah dipicu oleh wacana penunjukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar.

Ia menyebut spekulasi yang berkembang kemungkinan dipicu oleh kekhawatiran sebagian pihak terkait independensi bank sentral apabila salah satu jabatan diisi oleh mantan pejabat pemerintahan.

“Orang berspekulasi ketika Thomas ke sana, independensi BI hilang. Saya pikir nggak akan begitu,” kata Purbaya.

Bendahara negara menegaskan, masuknya wakil menteri keuangan ke Bank Indonesia tidak akan mengganggu independensi otoritas moneter. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjaga fondasi ekonomi nasional, termasuk mendorong akselerasi pertumbuhan, agar nilai tukar rupiah segera kembali menguat.

Dikutip dari metrotvnews.com