Geely Auto Group secara resmi meresmikan Geely Safety Centre, fasilitas pengujian keselamatan otomotif terbesar dan tercanggih di dunia dengan nilai investasi mencapai Rp4,7 triliun. Pusat ini menegaskan komitmen Geely untuk meningkatkan standar keselamatan kendaraan, seiring transformasi industri menuju kendaraan listrik dan cerdas.
CEO Geely Auto Group, Jerry Gan, menyatakan, “Dengan peresmian Geely Safety Centre yang baru, kami membuka babak baru dalam pengembangan keselamatan di era kendaraan cerdas. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama Geely selama lebih dari 30 tahun terakhir.”
Fasilitas ini menghadirkan lintasan uji tabrak dalam ruangan terpanjang sepanjang 293,39 meter, terowongan angin seluas 28.536,224 m² dengan simulasi iklim, serta zona uji tabrak dengan sudut benturan variatif 0–180 derajat terbesar seluas 12.709,293 m². Geely Safety Centre juga menyediakan 27 jenis pengujian keselamatan dalam satu pusat, termasuk simulasi keselamatan aktif, pengujian baterai dan sistem penggerak kendaraan listrik, serta evaluasi kesejahteraan pengguna.
Geely menerapkan pendekatan “comprehensive safety” yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik kendaraan, tetapi juga meliputi perlindungan data, privasi, serta kesehatan manusia dan lingkungan. Fasilitas ini dilengkapi pengujian keamanan siber bersertifikasi CNAS, termasuk evaluasi chip, firmware, sistem enkripsi, pembaruan perangkat lunak OTA, serta sensor dan kontroler kendaraan.
Selain itu, tim khusus “Golden Nose” memastikan material dan komponen kabin memenuhi standar “zero harmful gas and odor” demi menghadirkan kabin yang aman dan nyaman bagi pengguna.
Dikutip dari antaranews.com